Senin, 05 November 2018

Catatan Ayah

Manusia itu sering menganggap dirinya paling benar, pandai, baik dan orang lain selalu salah, bodoh, jahat.

Dia seakan sebagai guru yang mengajarkan pengetahuan pada orang lain, tapi terkadang dia tidak tahu sampai dimana pengetahuan dirinya sendiri.

Dia seakan sebagai mubaligh yang menganjurkan orang lain berbuat baik, sabar, tabah dan tawakal, sedangkan dia tidak tahu sampai dimana tingkat imannya sendiri.

Dia seakan sebagai pemimpin, padahal dia perlu dipimpin.

Dia sering memberikan cermin kepada orang lain, tapi dia sendiri tidak pernah bercermin

*sebuah pituah untuk diri sendiri
*sebuah catatan peninggalan ayahku